Laman

Mohon di like ya ^.^

Sabtu, 09 Agustus 2014

Ice Cream


           Tak aku sangka aku bertemu dengannya lagi, di tempat ini. Taman anggrek di  pinggir jalan tempat biasa kita bermain gitar. Tapi sayang, warna-warni bunga  anggrek tak mampu menjawab darimana datangnya resah ini. Dari matanya hanya terukir rasa sakit yang ditahan. Saat dia berbicara, dia hanya menampakkan wajah tenang yang begitu dipaksa. Senyumnya terlihat begitu lelah. Tidak, ini bukan dia yang aku kenal. Ada apa?


Seperti biasa dia selalu tersenyum padaku. Dia adalah salah satu teman yang aku kenal dari kecil. Sekarang kami berada di SMA yang sama, dan memilih klub yang sama, yaitu pecinta alam.  Dia sangat menyukai  alam, music, begitu pula dengan es krim. Dia tak bisa walaupun  sehari  tanpa es krim, ia mengatakan bahwa es krim bisa membuatnya lebih senang. Itulah dia, penuh tanda tanya. Dia selalu berusaha yang terbaik atas apa yang dikerjakannya karena itu bisa membanggakan orang tua dan keluarganya. Dia memang seseorang yang selalu mementingkan orang lain, setidaknya satu hal itu aku mengerti.
                Suatu hari saat kami mengikuti acara “pengenalan alam” yang didakan oleh klub kami , aku tertegun melihat senyumnya, senyum yang begitu lepas dan bahagia mengiringi alunan angin yang menerpa hijau rerumputan di sepanjang jalan itu. Saat malam menjelang, saat kami memulai acara api unggun dia mulai bermain gitar dan bernyanyi. Aku mulai mengingat, dulu saat masih SMP, dia sering diam-diam ke rumahku untuk belajar main gitar tanpa sepengetahuan orang tuanya. Ya,malam itu  suasana begitu tenang dan menyenangkan. Lalu tiba-tiba dia berbisik padaku. “Ini duniaku”
                Singkat cerita, setelah kelulusan, kami sangat jarang bertemu. Terakhir bertemu hanya di taman anggrek itu, dan saat itupun tak ada satu katapun terucap karena tiba-tiba

Jumat, 08 Agustus 2014

Manfaat Senyuman

Wah, ternyata memang tak salah lagi.. Senyuman memiliki banyak manfaat untuk kita yang bisa berdampak positif juga untuk orang lain, nah inilah manfaatnya..

1. Senyum membuat kita lebih menarik

Kita akan selalu tertarik pada orang yang selalu tersenyum. Orang yang selalu tersenyum punya daya tarik tersendiri. Wajah yang berkerut, cemberut, membuat orang menjauh dari kita , tetapi sebaliknya senyum bisa membuat mereka tertarik.

2. Senyum mengubah mood kita
Ketika kita merasa jatuh atau “down” cobalah untuk tersenyum. Mungkin saja mood kita akan berubah menjadi lebih baik.

3. Senyum dapat merangsang orang lain tersenyum
Ketika seseorang tersenyum maka senyum tersebut akan membuat suasana menjadi lebih cerah, mengubah mood orang lain yang ada disekitarnya dan membuat semua orang menjadi senang. Orang yang suka tersenyum membawa kebahagiaan

Masih tentang Harapan



Aku ternyata masih disini dengan banyak harapan, masih tentang harapan. Di saat aku sadari aku harus menyerah, justru semakin erat harapan itu memelukku. Harapan apa ? aku bertanya. Selunjak kata keras mengecam bahwa aku tak akan mampu. Ia aku lemah. Sejatinya memang lemah. Aku hilang. Siapa aku ? Aku berdiri bahkan berlari. Untuk apa berlari? Hening.. hampa bisa dikatakan kosong tak ada arah. Tapi disaat aku terlupa, aku melihat bahkan bisa mengenal seseorang  yang begitu hangat. Perlahan oh bukan tapi segera aku terjerumus dalam hangatnya. Padahal tidak ada yang kurang dalam hidupku. Semua terasa nyaman dan menenangkan. Hari-hari berlalu seperti seharusnya. Tapi kali ini sesuatu yang berbeda bahkan satu-satunya hangat yang menggiurkan sekaligus membuatku cemas.
Aku akui, keberadaannya begitu tajam sehingga

Bukan Sendiri tapi Sepi

Mungkin saat ini bisa dibilang aku butuh pertolongan.  Ada kalanya saat aku butuh sandaran untuk menghadapi suatu keadaan tertentu. Ada kalanya dimana aku butuh pegangan untuk meneruskan langkahku. Saat aku merasa kesepian di saat ada banyak orang di sekitarku, saat itu aku sadar aku tak berdaya, lagi. Kenapa ? Mungkin karena aku lelah untuk menjadi “yang lalu”. Seikit lebih lama aku hanya ingin seperti ini. Jujur apa adanya tanpa perlu memakai  topeng  untuk menutupi lemahnya aku sesungguhnya. Salah satu ketakutan terbesarku adalah merasa takut seperti ini. Tapi lihat ini menjadi nyata. Aku hanya lelah, sungguh hanya lelah. Sementara keceriaan yang biasanya aku gunakan kini aku biarkan pergi. Apakah aku salah ? Aku hanya tak ingin menipu diriku. Saat “dingin” itu mengulurkan tangannya sedangkan tak ada seorangpun yang menahanku untuk pergi, dan akhirnya aku menggapai tangan dingin itu. Aku masuk kedunianya. Indah dalam bentuk yang lain. Itu menurutku. Dingin yang membuat aku terperangkap nyaman dalam hati yang dingin juga.
         

Minggu, 20 Juli 2014

Bintang Kesepian


Apa kabarmu teman ?

ah, teman...

tertawa dengan sebutan itu

aku hanya sampah untukmu


Selalu saja kau katakan 

Tak butuh aku, cukup hanya kamu

ya kamu bulan

kini cahayamu mendekati matahari itu

mataharimu yang kau kejar

sadarkanlah dirimu,

tujuanmu hanyalah pisau tajam yang siap menusukmu

tapi lihat, matahari itu sesungguhnya menyayangimu

sinarnya semakin terang bersamamu

tapi dengan itu, kau pun sesungguhnya mati

dengan keagunganmu kau melangkah sendiri

panas

lalu siapa yang akan berani menemanimu ?

Hi bulan, bisakah kau berbalik ?

aku ingin rasakan hangatmu lagi, bukan bukan panas

Bulan Sendiri


Hai sahabat..


Seperti biasa kau selalu setia bersamaku

Kau yang selama ini selalu melihatku

Menemani tiap untaian senyum dan air mataku

 

Lalu apa yang terjadi dengan cahayamu ?

Kini kau tampak berkilau

Terlalu terang

Menusuk tak lagi hangat

 

Cahayamu yang dulu membuatku berani melangkah dalam gelap

Kini membutakan arah jalanku

Menenggelamkan cahayaku yang dulunya selalu kau genggam

Dan sekarang kau pergi dengan gagah bahagia