Bulan Sendiri
Hai sahabat..
Seperti biasa kau selalu setia bersamaku
Kau yang selama ini selalu melihatku
Menemani tiap untaian senyum dan air mataku
Lalu apa yang terjadi dengan cahayamu ?
Kini kau tampak berkilau
Terlalu terang
Menusuk tak lagi hangat
Cahayamu yang dulu membuatku berani melangkah dalam gelap
Kini membutakan arah jalanku
Menenggelamkan cahayaku yang dulunya selalu kau genggam
Dan sekarang kau pergi dengan gagah bahagia
Aku harusnya bahagia bukan?
Tapi kenapa tidak?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar