Laman

Mohon di like ya ^.^

Jumat, 07 Agustus 2015

Kepercayaan Hancurkan Kesepian



Kepercayaan hancurkan kesepian

Hmm.. Tulisan ini adalah perasaan beberapa orang yang aku kenal dan bahkan ada sedikit di dalam diriku.
Hari ini tentang seseorang yang suram, tidak memiliki cukup teman, dan tentu sendirian merasakan apa itu sepi. Dia sering menangis sendiri, kecewa, dan membenci orang-orang disekitarnya. Dia selalu menyalahkan keadaan dan manusia di lungkungannya sendiri. Setidaknya aku pernah merasakan hal ini, tak terelakkan rasa sakit, sedih, dan kecewa. Kenapa ya ?Lagi-lagi ini asumsi ku, ntah benar atau salah silahkan renungi.
What do you want to belive ? Singkatnya aku harus punya pertanyaan ini agar bisa melangkah ke arah selanjutnya. Jika tidak, dunia akan menjadi neraka yang ditempati oleh manusia-manusia pembohong. Kehidupan yang hanya sebuah kebohongan entah itu menyenangkan atau tidak.
Kepercayaan normalnya memang dimiliki oleh manusia. Kita sebagai manusia selalu berusaha membangun kepercayaan karena kita tidak bisa hidup sendiri. Tapi tidak semua manusia bisa memiliki kepercayaan ini, tidak semua manusia yang bisa menjauhi dirinya dari kepercayaan yang berlebihan.
Seseorang yang memiliki kepercayaan yang sangat tipis terhadap manusia lain, biasanya akan menjadi introvert. Orang ini membenci manusia disekitarnya, terus-terusan kecewa dan tidak mau mengandalkan orang lain. Seseorang yang sendiri dan kesepian. Menyedihkan. Tapi mengapa dia kecewa ya? Ya karena dia berharap dari manusia
di lingkungannya. Berharap dipedulikan, berharap dianggap dan dihargai. Lucu bukan? Tentu dia kecewa karena ia berharap pada sesuatu yang tak layak ia dapat. Bagaimana dia bisa dipedulikan jika dia sendiri takut untuk memulai untuk peduli terhadap orang lain. Bagaimana dia dihargai jika pembawaannya selalu bersikap membenci yang lain? Memandang dengan mata curiga. Manusia lain tentu menjadi enggan untuk mendekati seseorang dengan aura negative seperti ini. Tapi jangan salahkan manusia negative seperti ini, dia tidak akan merasa kesepian jika sebelumnya dia tidak dikelilingi banyak orang. Pasti ada alasan dibalik sikapnya ini. Mungkin di masa kecil, dia terlibat dalam suatu masalah lalu dijauhi teman-temannya, atau dihianati oleh teman yang dia sangat percaya lalu dia menjadi trauma untuk percaya siapapun. Apapun bisa terjadi tergantung penerimaan masing-masing manusia menghadapi masalah. Jadi jangan takut untuk berusaha ada sebagai teman manusia seperti ini. Tapi memang sulit. Butuh ketahanan mental menghadapi manusia-manusia seperti ini.
Sebenarnya dia hanya butuh didengarkan. Tapi dia sumgguh sulit untuk membangun kepercayaan itu. Yang bisa dilakukan adalah tetap bersamanya. Hhoho tapi siapa yang mau menjadi temannya?
Jika kamu bisa, sungguh menyenangkan. Aku sendiri merasakan bagaimana senangnya bisa dipercaya oleh dia yang sungguh sulit percaya siapapun. Itu kebahagiaanku, salah satunya.
Btw, alasan aku bertahan dengan manusia seperti itu karena keinginan pribadiku. Suatu saat semoga ada seseorang yang bisa bertahan denganku, dan semoga ada seseorang yang bisa membuatku percaya. Dan aku juga sedang berusaha sebaik mungkin.

Lalu bagiamana dengan manusia yang terlalu mudah percaya ? Itu lebih bahaya .
bersambung aja deh, kalau ada yang bbm nyuruh lanjutin ya aku lanjutin :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar