Laman

Mohon di like ya ^.^

Kamis, 30 Juli 2015

Kesempatan hidup.



Aku masih bingung, kenapa banyak orang yang menganggap kematian adalah kebenaran yang pahit. Banyak orang yang takut mati. Atau tidak ingin meninggalkan sesuatu yang disebut kebahagiaan di dunia ini. Aku heran. Hidup itu bahagia ? jelas-jelas hidup itu menyedihkan. hidup adalah kesempatan yang diberikan Tuhan untuk membayar hutang kita sekarang atau kehidupan yang lalu, jadi mau tidak mau kita hidup akan banyak mengalami apa yang nama nya sedih dan menderita. Bukan kan kematian adalah suatu kepastian yang benar-benar terjadi, bahkan jika memang iya kematian terjadi karena hutang kita di bumi ini sudah lunas. Jadi aku anggap kematian adalah anugrah yang aku tunggu .
Dan suatu hari, saat pikiranku benar-benar nyaman,
rasanya bebas, dan tenang.  Aku mengalami suatu kecelakaan yang cukup mengerikan kata orang. Karena aku sendiri tidak sadar saat itu. Dan aku beruntung bisa hidup dan engga kelindes mobil, padahal lagi dikit aja aku mati. Aku beruntung kats orang. Aneh nya aku biasa aja. Engga senang engga sedih. Lalu saat aku tak bisa melalukan apapun sendiri, yang menolong ku adalah keluargaku terutama ibu dan bapak. Yang bikin aku luluh justru hanyaalah sebuah ucapan “ tidak apa, semua sayang padamu, nak”. Rasanya selama hidupku aku menantikan kata itu. Lucu, sekarang aja aku bisa nangis ngetik ini. Lemah sekali ya, ck. Satu lagi, saat orang-orang itu menangis untukku, aku merasa aneh. Aku aja ga sampe nangis, haa.. tapi rasanya aku nangis dlm hati, ternyata aku bisa bikin orang lain nangis, kenapa aku merasa tenang saat itu. Mungkin aku merasa belum gagal jadi manusia saat itu. Justru karena itu aku merasa bersyukur banget masih dikasi kesempatan buat hidup. Sesering apapun aku gagal menggapai orang yang aku tuju, tapi selama prosesnya aku juga udah berusaha buat mereka yang ga sengaja ada di hidupku . Aku mungkin hanya kurang menyadarinya bahwa ga selamanya kematian adalah tujuan akhirku tapi dalam proses hidupku untuk akhirnya sampai pada kematian itu aku harus terus berusaha, jika tidak bisa membahagiakan diriku sendiri, jika tidak bisa menggapai apa yang aku tuju, aku masih bisa membahagiakan orang lain yang membutuhkan seseorang, aku masih bisa tersenyum untuk seseorang yang tidak bisa aku gapai, dan berterimakasih sudah jadi tujuan ku meskipun hanya sementara. Dan yang terpenting aku punya tujuan yang benar-benar akan terjadi, jadi aku ga perlu ragu yaitu kematianku sendiri . Aku harap sampai saat itu tiba, aku bisa memberikan sebanyak-banyaknya senyuman untuk mereka, untukku yang lain juga. Terimakasih kesempatannya Tuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar