Dan akhirnya aku tahu siapa sebenarnya aku. Dimana
seharusnya aku diam. Bersama siapa harusnya aku lalui hariku. Apa yang harus
aku lakukan. Bagaimana hatiku mencintai. Aku mengerti. Yang seharusnya itu
hanyalah keinginan belaka, jikalau pun itu adalah kebutuhan, tetap saja itu
akan membuatku semakin mengerti kebutuhan yang aku maksud adalah keinginanku
sendiri. Aku mengerti. Hidup menjadi hidup bukanlah sekedar keinginan belaka.
Tujuan itu penting tapi aku harus bisa melihat bahwa untuk mencapai tujuan
harus da yang dikorbankan. Lalu bagaimana dan apa yang terjadi jika tujuan aku
punya hanya terlihat samar, buram ? Jelas bukan, apapun yang aku lakukan untuk
mencapi tujuan itu hanya akan menjadi langkah yang setengah-setengah. Dan lihat
aku sekarang Hanya 50% kehidupan yang aku jalani. Perasaan, harta, kekuatan,
mungkin juga kasih sayang, mungkin. Semua yang aku rasa hanya 50%. Sadar, aku
tak pernah memutuskan sesuatu sendirian, padahal aku sudah terbiasa sendiri.
Aku mati 50% SELANJUTNYA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar