Dan akhirnya aku tahu siapa sebenarnya aku. Dimana
seharusnya aku diam. Bersama siapa harusnya aku lalui hariku. Apa yang harus
aku lakukan. Bagaimana hatiku mencintai. Aku mengerti. Yang seharusnya itu
hanyalah keinginan belaka, jikalau pun itu adalah kebutuhan, tetap saja itu
akan membuatku semakin mengerti kebutuhan yang aku maksud adalah keinginanku
sendiri. Aku mengerti. Hidup menjadi hidup bukanlah sekedar keinginan belaka.
Tujuan itu penting tapi aku harus bisa melihat bahwa untuk mencapai tujuan
harus da yang dikorbankan. Lalu bagaimana dan apa yang terjadi jika tujuan aku
punya hanya terlihat samar, buram ? Jelas bukan, apapun yang aku lakukan untuk
mencapi tujuan itu hanya akan menjadi langkah yang setengah-setengah. Dan lihat
aku sekarang Hanya 50% kehidupan yang aku jalani. Perasaan, harta, kekuatan,
mungkin juga kasih sayang, mungkin. Semua yang aku rasa hanya 50%. Sadar, aku
tak pernah memutuskan sesuatu sendirian, padahal aku sudah terbiasa sendiri.
Aku mati 50% SELANJUTNYA.
Kamis, 23 April 2015
Tertawa, bahagiakah ?
Bahagia itu pilihan kawan.
Jika kau bisa melihat dengan pandangan bersyukur segala sesuatu akan nampak indah tanpa penyesalan.
Lalu, bagaimana dengan lucu ? aku mengingat kata ini karena dia yang di depanku berbicara dengan hati yang sangat tinggi. Aku tertawa. Lucu itu adalah berbagai hal yang membuatmu tertawa, lebih tepatnya ingin tertawa .
Apa setiap kelucuan itu menyenangkan ? Tidak bahkan hal yang paling menyakitkan bisa membuatmu tertawa. Kenapa ?
Bagiku, lucu itu keadaan menikmati sesuatu. Sesuatu yang membuatmu senang , sesuatu yang membuatmu terlalu muak untuk menangis. Menikmati hingga membuatmu makin ingin tertawa.
Lucu…
Lalu, bagaimana dengan lucu ? aku mengingat kata ini karena dia yang di depanku berbicara dengan hati yang sangat tinggi. Aku tertawa. Lucu itu adalah berbagai hal yang membuatmu tertawa, lebih tepatnya ingin tertawa .
Apa setiap kelucuan itu menyenangkan ? Tidak bahkan hal yang paling menyakitkan bisa membuatmu tertawa. Kenapa ?
Bagiku, lucu itu keadaan menikmati sesuatu. Sesuatu yang membuatmu senang , sesuatu yang membuatmu terlalu muak untuk menangis. Menikmati hingga membuatmu makin ingin tertawa.
Lucu…
Dalam bahasanya,
Aku merasa tersesat.
Tak paham apapun, sampai pada saat dunia tampak gelap. Tapi lihat, aku kini bisa melihat diriku lebih dalam. Aku menjadi lebih paham siapa aku dalam gelap tersebut.
Hingga aku menyadari, ada sesuatu yang aku ingin cerikan padamu.
Terkadang mengetahui sesuatu akan membuatmu terjatuh dalam keputusasaan, merasa diri bukan apa-apa, jauh dari sempurna. Tapi pada dasarnya itulah pengetahuan. Semakin kita mengetahui semakin kita merasa tidak tahu. Di dunia ini, jauh lebih banyak orang-orang yang lebih pintar, lebih berharga, lebih sempurna. Maka kita harus sadar,
Aku merasa tersesat.
Tak paham apapun, sampai pada saat dunia tampak gelap. Tapi lihat, aku kini bisa melihat diriku lebih dalam. Aku menjadi lebih paham siapa aku dalam gelap tersebut.
Hingga aku menyadari, ada sesuatu yang aku ingin cerikan padamu.
Terkadang mengetahui sesuatu akan membuatmu terjatuh dalam keputusasaan, merasa diri bukan apa-apa, jauh dari sempurna. Tapi pada dasarnya itulah pengetahuan. Semakin kita mengetahui semakin kita merasa tidak tahu. Di dunia ini, jauh lebih banyak orang-orang yang lebih pintar, lebih berharga, lebih sempurna. Maka kita harus sadar,
Langganan:
Komentar (Atom)