Dan akhirnya, aku tahu rasanya mencintai dan
dicintai. Itu karena kamu. Kasih yang aku dambakan sedari dulu. Yang tak hanya
singgah sekejap lalu pergi begitu saja. Ya itu kamu JDulu aku bahagia mencintai seseorang. Rasanya sangat nyaman memberi. Meskipun terkadang ada air mata karena cinta yang aku beri tak pernah dikembalikan. Tapi dengan itu akupun tersadar, cinta sesungguhnya tak akan bisa membuatmu membenci orang yang kau cintai. Meskipun sakit bahkan dengan hanya melihat dia lagi. Akan tetapi kau tak berdaya untuk katakan bahwa kau membencinya. Walaupun hatimu telah dipermainkan berulang kali, hatimu tak akan pernah menyangkal bahwa kau mencintainya. Kau hanya perlu menangis sebentar mengingat harapanmu yang sia-sia kepadanya, sehingga otakmu akan berfikir untuk melepaskan harapan itu bersama bayangannya. Dan hatimu akan berusaha mengiklaskannya walau sulit. Perlahan hanya waktu yang bisa menyembuhkan lukamu. Atau waktu memberimu seseorang yang bisa menyembuuhkanmu. Semua tergantung padamu. Apakah kau mau membuka hati dan belajar mencintai lagi atau kau simpan hatimu hingga kau lupa caranya mencintai dan hatimu hilang begitu saja ?
Mungkin
sebagian orang takut untuk memulai, tapi sebagian lagi memiliki keberanian
karena mereka percaya Tuhan akan membertikan sosok terbaik walaupun tak
sempurna. Karena yang sempurna hanya Tuhan. Benar kan ? setiap orang punya alasan masing-masing.
Begitu pula denganku.
Seringkali
aku dikecewakan oleh mereka yang pernah singgah di hatiku. Wajar kecewa. Tapi
yang aku rasakan sangat kecewa. Aku tersadar, aku terlalu berharap dan terlalu
percaya kepada mereka. Jadi rasa sakitku tak sepenuhnya salah mereka, dan kini
aku
merindukan mereka.
Hingga
suatu saat aku putuskan untuk memulai lagi. Bukan karena alasan pada umumnya,
tapi hanya karena aku melihat tawanya.. tawanya yang tak membiarkan pandanganku
lepas darinya. Dan tiba-tiba aku merasakan bahwa dia memilihku. Begitu pula
dengannya. Dia pun bisa melihat bahwa aku memilihnya. Memilih dan diplih itulah
awal dari cinta. Kepercayaan dan kesetiaan itulah penjaga cinta.
Terimakasih Tuhan karena
aku menemukan seseorang yang setia mencintaiku dan terimakasih karena aku bisa
mencintai lagi J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar