HAI....
Aku masih disini. Hidup saat ini masih menjadi misteri.
Banyak yang sudah datang, singgah, lalu pergi. Ada pula yang masih bertahan. Tapi sebagian besar meninggalkan makna berbeda.
Jika selama ini ak mengatakan aku benci menunggu, mungkin itu hanya egoku. Kenyataannya selama aku ingat, hal yang selalu aku lakukan adalah menunggu.
Yang membedakan hanya cara aku melalui waktu ketika menunggu. Untuk saat ini aku menunggu sambil berkarya. Dan yang terpenting aku melakukan apa yang aku suka dan paling banyak membuatku tertawa. Tidak bisa dipungkiri, semakin dewasa, aku menggunakan semakin sedikit rasa. Aku melakukan perlindungan dari rasa kecewa dan mengecewakan. Mimpi atau tujuan semakin sedikit.
Yang jelas hanya.... aku ingin tidur nyenyak. Merasakan aman dan nyaman.
Pelan-pelan, aku melepaskan manusia, cinta berlebih, dan harapan.
Jika dihitung sudah 13 tahun. Kesan yang tidak bisa hilang itu masih membekas. Walau banyak goresan-goresan luka yang lain, hebatnya tidak pernah sedalam luka yang dia berikan. Menanti benar-benar melelahkan. Aku ingin berhenti, tapi apakah jika aku mati nanti aku masih menanti?
Terlepas dari segala kelelahanku, aku bersyukur masih bisa merasakan segalanya.
Sekarang, walaupun aku menanti kepastian dari seseorang yang menjadi cerminanku, aku hanya ingin menikmati rasa kerinduan ini. Tentu saja ketidakpastian selalu menghantui. Disini aku hanya berusaha bertahan. Entah kenapa, aku memilih bertahan.
Mungkin karena menyakiti orang terdekat, lebih sakit daripada menyakiti diri sendiri.
Aku menyukai kesempatan ini. Aku masih hidup.
Jumat, 21 Januari 2022
AKU MASIH HIDUP DAN MENUNGGU
Langganan:
Komentar (Atom)